Pada dasarnya, CVCI (Compact VCI) dan modul pemicu yang dibeli dalam satu paket memiliki 5 digit terakhir nomor seri produk yang sama. Kedua perangkat tersebut dijual dalam kondisi telah dipasangkan secara default. Oleh karena itu, dalam kondisi normal, kedua perangkat akan terhubung secara otomatis saat daya diaktifkan tanpa perlu melakukan pairing secara terpisah.
Jika pairing default belum diatur atau Anda ingin menggunakan perangkat dengan nomor seri yang berbeda, lakukan pengaturan ulang pairing default seperti berikut.
Melakukan pairing CVCI (Compact VCI) dengan modul pemicu (1:1)
1) Hubungkan CVCI ke konektor OBD-II, kemudian gunakan pin untuk menekan sakelar pairing di bagian bawah modul CVCI. CVCI akan masuk ke status siap pairing, dan indikator hijau/merah akan menyala bergantian pada frekuensi 1 Hz. Mode siaga pairing CVCI akan dipertahankan selama 60 detik.
<Sakelar pairing CVCI>
2) Hubungkan modul pemicu ke soket pemantik rokok kendaraan, kemudian tekan dan tahan Enter Key pada modul pemicu selama minimal 5 detik. Setelah bunyi bip (beep) terdengar, Enter Key akan menyala oranye (indikator hijau/merah menyala bersamaan), dan LED VCI2 akan berkedip merah dengan cepat. Saat CVCI target pairing terdeteksi, indikator CAN1 pada VCI1 akan menyala hijau. Setelah proses pairing berlangsung selama sekitar 20 detik, bunyi bip akan terdengar dan Enter Key akan menyala hijau secara normal.
<LED modul pemicu>
3) Jika indikator CAN1 tidak menyala hijau, pairing gagal. Ulangi prosedur pada langkah 1) dan 2).
4) Setelah pairing selesai, lepaskan CVCI dan modul pemicu dari kendaraan, lalu hubungkan kembali untuk memastikan bahwa pairing default telah berhasil. Hubungkan CVCI ke konektor OBD-II dan modul pemicu ke soket pemantik rokok. Indikator CAN1 dan CAN2 pada CVCI akan menyala hijau muda.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.